Selasa, 27 Desember 2016

Tanda Hubungan Kamu Sudah Layak Naik Pelaminan


Gambar Romantis cinta

saat duduk berdua, kamu sering menatapnya dengan pikiran yang berkeliaran ke masa depan hubungan kalian. Orang bilang kamu dan dia sudah sama-sama cocok dalam banyak hal. Usia serta kemapanan finansial pun sudah cukup untuk membawa hubungan ke jenjang berikutnya alias pelaminan. Tapi di balik keyakinan yang orang tanamkan, perasaanmu sendiri masih setengah yakin dan setengah tidak.
Ada yang bilang perasaan yakin dan tidak yakin ini wajar. Apalagi kalau memang kamu ataupun dia benar-benar ingin mengambil keputusan yang cukup penting untuk kehidupan kalian. Tapi, alih-alih kamu terus dilanda kebingungan, sampai akhirnya menggantungkan keputusan. Kamu bisa menengok lagi ke belakang, melihat apapun yang ada di hubungan kalian. Kalau saja hal-hal ini sudah ada di antara kamu dan dia, harusnya tak perlu lagi ada ragu untuk beranjak ke pelaminan.
Tatap lagi dia yang ada di hadapanmu, apakah benar dia yang selama ini kamu tunggu?

1. Banyak hal sudah diobrolkan, tapi kalian selalu punya kata-kata untuk memulai percakapan

Sudah tak terhitung berapa banyak obrolan yang kalian ciptakan. Mulai dari membahas film, buku, musik, isu-isu terkini, pekerjaan, sampai membicarakan orang-orang yang kalian kenal. Semua hal selalu bisa jadi bahan obrolan yang mengalir tanpa ada kecanggungan atau sungkan. Sekalipun obrolan kalian tak berbobot sama sekali alias receh. Tetap saja selalu ada banyak kata untuk memulai percakapan.Tak selalu “Sedang apa?” “Lagi dimana?” atau “Gimana kabar kamu?” jadi pembukaannya.
 

2. Kamu dan dia punya lelucon sendiri, yang kadang membuat orang bingung sekaligus iri

Kejadian canggung seperti saat dia salah tepuk punggung orang, kamu yang lupa bayar makanan di kantin kampus, sampai detik-detik kalian tersesat berdua, jadi pengalaman konyol yang kalau diingat justru membuat kalian cekikikan berdua. Ada kalanya hal-hal sederhana yang kalian temui pun bisa mendadak jadi bahan tertawaan kalian. Membuat orang di sekitar kalian merasa bingung sekaligus iri. Karena memang apa yang ditertawakan cuma dimengerti oleh kamu dan dia.

 

3. Berbeda pendapat bukan lagi masalah besar, kalian bisa saja saling tak setuju tanpa harus bertengkar

 Ada yang bilang pasangan yang serasi itu yang seiya sekata. Tapi kamu juga perlu tahu, perbedaan tak akan pernah jadi jurang pemisah, kalau kalian menyikapinya dengan terbuka. Terbuka dalam arti meski tak setuju dengan dia, kamu tak mempermasalahkannya lebih lanjut alias tak menjadikannya alasan untuk bertengkar. Atau kamu dan dia pun selalu berusaha mendiskusikan perbedaan dengan kepala dingin. Toh, perbedaan ini yang membuat hubungan kalian tak terasa membosankan.

4. Punya rencana kegiatan berdua, sesederhana jalan-jalan keluar kota saat libur panjang

Sayang tahun depan banyak banget long weekend nih. Mau ke mana kita?
Mau jalan-jalan emangnya?
Nikah dulu aja gimana
Bukan rencana yang muluk-muluk seperti ingin tinggal di mana dan punya rumah seperti apa. Tapi kamu dan dia cukup merencanakan kegiatan berdua yang dilakukan dalam jangka waktu dekat ataupun cukup panjang. Setidaknya rencana yang kalian buat ini hal-hal nyata yang bisa cepat direalisasikan.

5. Nggak lagi canggung, jaim, atau malu dengan kebiasaan-kebiasaan aneh yang kalian punya

Kamu kebiasaan deh, kalau buang gas nggak lihat aku lagi makan.
Hehehe, nggak kuat mau nahannya. Maaf ya….
Meski kadang kamu ngambek atau dia mengeluh dengan kebiasaan kalian yang aneh-aneh, tapi tetap saja nggak ada lagi rasa canggung atau malu. Kamu atau dia menganggap kebiasaan ini yang membuat sosok seseorang benar-benar nyata. Bukankah nyamannya kalian terlihat dari toleransi hal-hal remeh semacam ini?

6. Kalian tak hanya punya waktu untuk berdua, tapi juga bersama keluarga serta teman kamu atau dia

Udah nggak ada lagi istilah “Dunia ini cuma milik berdua” di kamus hubungan kalian. Kamu dan dia punya quality time berdua itu pasti. Tapi kamu atau dia tetap tak memangkas apalagi melupakan waktu bersama keluarga serta teman-teman kalian. Ada saatnya kamu mengajak dia berkumpul bersama orang tua, saudara serta teman-temanmu. Begitu juga dengan dia, sudah sering akhir pekanmu dihabiskan bersama orang-orang terdekatnya.

7. Kamu selalu percaya, bersama dia buatmu menemukan dirimu yang sesungguhnya

Setiap bertemu orang baru, wajar saja kalau kamu menampilkan dirimu dengan sangat hati-hati. Bahasa gaulnya ya jaim alias jaga image. Jujur saat pertama bertemu dan kenal dengan pasanganmu yang sekarang, kamu pun tak lepas dari bau-bau pencitraan. Tapi seiring berjalan waktu dan kedekatan, kamu merasa nyaman untuk menampilkan dirimu yang sebenar-benarnya.

Seolah kamu percaya dia tak akan tiba-tiba pergi saat tahu kamu itu orang yang keras kepala. Atau kamu yang tetap saja jatuh cinta sekalipun tahu dia orang yang kadang susah menahan emosi.

Jadi, hal apa saja yang kamu rasa sudah ada di hubungan kalian? Tak harus semuanya ada, paling tidak beberapa hal saja sudah jadi bukti kalau kalian memang sudah seharusnya mantap berjalan ke pelaminan. Nggak perlu juga mengulur waktu lebih lama. Kalau menaikkan level hubungan sekarang justru menjanjikan ketenangan buat kalian berdua.


Cara PDKT Yang Baik Dan Benar


Kamu lagi suka sama seorang cewek? Tunggu apa lagi, ini saatnya buat PDKT ke dia. Tapi jangan asal main PDKT aja, karena itu bisa bikin misi pendekatamu gatot alias gagal total. Ujung-ujungnya, cewek yang kamu suka itu malah bakal kabur.
Nah, sebelum kamu melancarkan aksi pendekatanmu, kamu perlu tahu dulu gimana cara yang baik dan elegan buat PDKT sama cewek. Mau tau apa aja? Simak, yuk!

1. Cari Informasi Tentangnya Dengan Cara yang Baik

 Kalau kamu suka sama teman sendiri, bakal lebih mudah buat mengumpulkan informasi tentang dia. Tapi kalau kamu belum kenal dia secara personal–misalnya, kamu satu sekolah atau kampus tapi berbeda kelas–kamu harus berusaha lebih ekstra. Kamu bisa mendekatinya dengan cara ikutan kegiatan yang dia ikuti. Bisa juga curi kesempatan mengobrol dengan mengunjungi tempat dimana dia biasa nongkrong.
Sebisa mungkin, minta nomor kontaknya langsung dari dia, jangan dari teman-temannya. Dia bisa kaget kalau kamu tiba-tiba SMS dia. Apalagi, kalau dia belum pernah tahu siapa namamu. Bisa-bisa sebelum membalas SMS-mu, dia udah masukin kamu ke dalam blacklist-nya.

 

2. Hubungi Dia Secukupnya, Jangan Terlalu Agresif

Cewek itu memang suka diperhatiin. Tapi catat: jangan berlebihan. Hubungi dia di waktu-waktu yang tepat, jangan keseringan. Saat kamu telepon, jangan menuntut bicara terlalu lama. Waktu kamu SMS atau chat, jangan marah kalau dia tak langsung membalas SMS-mu. Kalau kamu sudah beberapa hari nggak lihat dia di sekolah atau kampus, jangan srudak-sruduk investigasi sahabatnya.
Kalau kamu berlebihan berusaha menghubungi dia, kamu akan terlihat agresif dan maksa. Itu sih namanya nggak elegan. Itu cuma bakal bikin cewek ngerasa risih dan nggak nyaman.

 

3. Jangan Terlalu Sering Tanya “Lagi Ngapain, Dimana, Sama Siapa Aja?”

Jangan keseringan menyergapnya dengan pertanyaan “Lagi di mana? Ngapain? Sama Siapa?” Kalau kamu baru PDKT sama dia dan terlalu sering nanyain hal-hal itu, dia cuma bakal menganggap kamu mirip bapak kosnya. Baru juga PDKT, masa’ udah harus wajib lapor sih?
Sebenarnya boleh kok tanya dia lagi di mana dan ngapain. Namanya juga kamu terus mikirin dia, dan mau tahu semua hal tentangnya. Tapi nggak setiap hari juga, keleees….

 

4. Jangan Terlalu Banyak Komentar Tentang Penampilannya

Sebagai cowok, belum tentu kamu paham tentang style baju cewek. Kalau kamu nggak terlalu familiar dengan model baju yang lagi dia pakai, jangan langsung komentar aneh-aneh, deh. Kalaupun menurutmu bajunya aneh, goda aja dia sekenanya. Jangan sampai bikin gebetanmu ngerasa nggak pede dan malu. Apalagi kalau sebenarnya dia dandan buat kamu…

5. Kalau Dia Menolak Permintaanmu, Jangan Maksa

Sekalinya dia bilang “nggak bisa,” artinya dia memang nggak bisa. Mungkin saat kamu menghubungi dia untuk minta izin berkunjung ke rumahnya, dia memang lagi keluar nemenin ibunya ke mall. Nah, kalau udah begitu jangan sekali-kali tanya: “Oh…kapan selesainya? Kalau udah beres aku ke sana boleh?” atau “Oh, lagi sibuk ya. Boleh dong satu jam lagi udah selesai? Hehehe…”
Kalau melakukan itu, kesannya kamu seperti maksa dia ketemu. Kalau kamu PDKT-nya emang bener, harusnya kamu pede aja. Sebenarnya dia pasti mau ketemu kamu, tapi memang lagi nggak punya waktu. Dia nggak akan punya niat menghindar darimu.

6. Jangan Maksa Nganter dan Ngejemput Dia

Meskipun niatanmu baik mau menjemput dan mengantarnya kemanapun dia pergi, kalau dia menolak tawaranmu, ya terima aja. Mungkin dia mau ke tempat itu bareng temen-temennya?
Perlu kamu garis bawahi: saat lagi PDKT sama cewek, jangan sekali-kali memaksa dia. Termasuk untuk urusan yang satu ini. Cowok yang udah jadi pacar aja nggak boleh maksa-maksa pasangannya. Dan suami nggak boleh sembarangan maksa-maksa istrinya. Jadi…kamu siapaaaaaa?

7. Kalau Mau Ajak Jalan, Kamu Harus Nyesuain Waktumu Dengan Jadwal Dia

Nah, supaya ajakanmu nggak ditolak melulu, kamu harus tahu jadwal dia. Tanyain ke dia langsung kapan sekiranya dia punya waktu untuk jalan sama kamu. Jangan mengganggu jadwal dia karena itu bisa jadi hal yang merepotkan buatnya. Jangan tiba-tiba langsung nongol di depan mukanya trus langsung ajak dia jalan. Nggak semua cewek suka dikasih surprise seperti itu.


8. Kamu Harus Jadi Cowok Yang Smart, Jangan Tulalit

Jangan cuma modal tampang atau duit doang, kamu juga mesti punya wawasan luas. Wawasan luas disini nggak melulu berarti hal-hal yang akademis, lho. Kamu nggak harus punya IPK 4 atau nilai ulangan yang 90 semua. Wawasan luas disini artinya kamu terbuka pada informasi tentang hal-hal penting di dunia. Wawasan luas disini artinya kamu mau belajar soal musik, buku, makanan enak, teknologi, sampai hal-hal yang asing bagimu.
Cewek itu juga punya otak. Mereka suka kalau ada teman buat diajak diskusi. Jangan sampai kamu jadi cowok yang tulalit! Dimintain pendapatnya soal satu hal, malah kabur. Dibercandain, malah nggak nyambung. Yah…

9. Jangan Tiba-tiba Sok Akrab Dengan Keluarga dan Teman-temannya

Kalau kamu udah mulai sering jalan bareng dia, jangan langsung yakin kamu bakal mudah diterima keluarganya. Kamu juga harus tetap jaga sikap, salah satunya dengan nggak tiba-tiba jadi sok akrab.
Kalau belum pernah bertemu langsung dengan mereka, sebaiknya pikir-pikir lagi kalau mau tiba-tiba nge-add akun media sosial ayah dan ibu dia. Kalau baru pertama kali bertemu mereka, jangan langsung melemparkan joke-joke canggung. Ingat: kamu baru dekat dengan anak mereka, bukan merekanya sendiri.

10. Jangan Cerita Ke Semua Orang Kalau Kamu Lagi Ngedeketin dia

Kalau kamu lagi PDKT sama seseorang, jangan cerita-cerita ke semua orang yang ada di kampus atau kampungmu. Kalau memang mau, cukup cerita ke beberapa teman dekatmu aja. Kalau dia sampai tahu kamu lagi PDKT sama dia dan semua orang tahu tentang itu, itu bakal bikin dia malu karena dia pasti jadi bahan omongan semua orang yang ada di sekelilingnya. Apalagi kalau kamu termasuk orang yang dikenal di lingkunganmu.


11. Kamu Nggak Boleh Jadi Cowok yang Terlalu Sensitif

Perlu kamu tahu, cewek itu nggak suka banget sama cowok yang terlalu sensitif. Dikit-dikit minta maaf atau ngambek, padahal sebenarnya itu bukan masalah besar buat si cewek, ngapain harus minta maaf dan ngambek? Cewek bakal nganggep kalau kamu itu cowok yang merepotkan.


Berhasil atau enggaknya kamu memenangkan hati cewek idamanmu, itu tergantung caramu PDKT ke dia. Makanya, jangan asal main PDKT aja! Pastikan caramu elegan. Kalau udah gitu, kesempatanmu buat punya pacar nggak akan gagal. Semoga tips ini bisa banyak membantumu, ya! :p